Senin, 19 Juni 2017

Fayakhun Andriadi Harap Menlu Aktif Bela WNI di Luar Negeri

Ratusan ribu warga negara di Indonesia berada di luar negeri dan di berbagai negara di belahan dunia. Mereka terdiri para pekerja, peneliti, mahasiswa dan berbagai profesi lainnya. Banyak dari mereka yang meskipun berada di luar negeri, identitas sebagai orang Indonesia tetap dijaga. Dari sekian banyak orang Indonesia tersebut, para pekerja atau buruh migran yang paling banyak mendapatkan kekerasan, baik itu kekerasan verbal maupun kekerasan fisik. Belum lagi kepentingan-kepentingan warga negara Indonesia yang kadang masih belum didapatkan secara maksimal.

Oleh karena itu, Anggota Komisi I DPR RI Fayakhun Andriadi meminta Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa agar aktif dan bekerja keras membela kepentingan warga negara Indonesia di luar negeri.
“Jangan selalu reaksioner dan nanti ditekan publik baru ada tindak konkret. Bersikap lebih tegas dan keraslah membela WNI dari berbagai penghinaan asing,” katanya di Jakarta, Sabtu 5 Mei 2012.
Fayakhun Andriadi mengatakan itu terkait masih tingginya tindakan semena-mena pihak asing, terutama di Malaysia, Singapura, serta beberapa negara Timur Tengah atas TKI atau TKW.

“Misalnya mengenai TKI yang diberondong polisi Malaysia. Tindakan ini berlebihan sebab tugas polisi adalah menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat,” ujar anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta ini.

Jadi, menurut Fayakhun Andriadi, tugas polisi itu sifatnya melumpuhkan, bukan membunuh. “Kelakuan polisi Malaysia adalah pelanggaran HAM berat. Makanya kami mendesak Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa untuk bersikap tegas dan keras terhadap tindakan polisi Malaysia yang telah melanggar HAM atas WNI,” kata Fayakhun menegaskan.

Fayakhun Andriadi juga meminta Menlu Marty untuk memanggil Duta Besar (Dubes) Malaysia di Jakarta. “Sebab, penjelasan Pemerintah Malaysia harus konkret dan jelas, dalam hal ini adalah tanggungjawab kepala polisinya,” ujar Fayakhun Andriadi.

Oleh karena itu, sekali lagi Fayakhun Andriadi meminta Menlu RI harus aktif melaporkan ke Mahkamah Internasional di Den Hag karena kedua negara sudah meratifikasi HAM di PBB.
“Mahkamah Internasional adalah pihak netral untuk menyelesaikan masalah ini. Tentu Marty harus aktif dan kerja keras membela WNI atas pelanggaran HAM berat yang dilakukan aparat polisi Malaysia,” demikian tegas Fayakhun Andiradi.

Fayakhun Andriadi berharap sangat pemerintah siap pasang badan untuk warga negara Indonesia yang sedang berada di luar negeri. Jangan sampai pemerintah terkesan abai atau angkat tangan terhadap segala permasalahan yang menimpa mereka.

“Jangan sampai laih, pemerintah seperti itu,” tandas Fayakhun Andriadi. 

Kamis, 15 Juni 2017

Fayakhun Andriadi: Pembagian Era Teknologi Komunikasi



Fayakhun Andriadi, Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, adalah anak keempat dari 5 bersaudara pasangan Ir. Haditirto Djoyodirdjo dan Etty Artiadi. Fayakhun berasal dari keluarga pekerja keras. Di usia 23 tahun, ia mengabdikan diri sebagai dosen jurusan Elektro, Fakultas Teknik Universitas Semarang. Politisi muda yang sekarang menjadi anggota DPR RI ini semenjak kecil telah terbiasa berprestasi dan mengikuti berkembangan zaman. Selain sibuk di dunia politik, Fayakhun masih menyempatkan diri berbagi pemikiran melalui tulisan-tulisannya. Beberapa tulisannya membahas mengenai “teknologi” yang menjadi salah satu bidang keahliannya.

Dalam salah satu bukunya yang berjudul “Demokrasi di Tangan Netizen”, Fayakhun Andriadi menyebutkan bahwa sebenarnya teknologi memiliki sejarah panjang.  Terdapat beberapa pembagian episode perjalanan manusia bersama teknologi. Salah satu yang dijadikan rujukan Fayakhun dalam membagi periodisasi teknologi ini adalah merujuk pada teori yang dipaparkan oleh Marshall McLuhan (1994).

Marshall McLuhan merupakan salah seorang ilmuwan yang menelusuri sejarah peradaban teknologi yang ditorehkan manusia seperti halnya Toffler.  Dibanding Toffler, McLuhan lebih spesifik menelusuri evolusi teknologi komunikasi-informasi manusia dari abad ke abad. Dalam pandangan McLuhan (1994), manusia telah menjalani empat periode perkembangan teknologi komunikasi-informasi.empat periode tersebut adalah:

Pertama, The Tribal Age atau era purba. Pada era ini, manusia sepenuhnya mengandalkan indra pendengaran. Dengan indra itulah manusia menjalankan sistem komunikasinya.
Kedua, The Age of Literacy. Fase ini ditandai dengan ditemukannya huruf atau alfabet. Penemuan ini menggeser sistem komunikasi manusia. Manusia yang mulanya mengandalkan indera pendengaran untuk berkomunikasi mulai menjadikan indera penglihatan sebagai cara komunikasi utama. Pola komunikasi yang bercirikan bahasa tutur berubah menjadi bahasa tulis. Cara penyampaian informasi yang semula melalui ucapan begeser menjadi cara komunikasi menggunakan tulisan.
Ketiga, The Print Age. Era ini ditandai oleh penemuan mesin cetak. Pada era ini, pola komunikasi semakin efektif, efisien, dan semakin luas jangkauannya. Jika tangan manusia hanya mampu memproduksi beberapa eksemplar surat dalam sehari, mesin cetak mampu menggandakannya menjadi ratusan hanya dalam waktu satu jam.

Keempat atau terakhir adalah The Electronic Age.  Era ini ditandai dengan ditemukannya berbagai macam alat atau teknologi komunikasi seperti telegram, telepon, radio, film, televisi, komputer, dan  terutama internet. Sistem komunikasi berubah menjadi jauh lebih efisien, terintegrasi, dan lebuh cepat dari semula.

Kamis, 08 Juni 2017

Belajar dari Fayakhun Cerdas Menaklukkan Rasa Cinta


Bagi Fayakhun, cinta yang mualanya adalah rahmat, gara-gara ketidakmengertian si pelaku, bagaimana cara menanganinya, malah jadi bencana. Jangan salah, harre genne yang nggak ngerti mengelola cinta, banyak banget!

Fayakhun mengutip dari tulisanna Zizi Hefni dari buku “Pacaran After Marrid”, umumnya yang gagal menangani rasa cintanya sendiri adalah mereka yang tidak menyelaraskan hatinya dengan akal pikirannya. Bukan Cuma itu, mereka pasti juga tidak memahami ajaran agama mereka sendiri. Sebab, di agama mana pun khususnya islam, cinta itu punya prosedur dan prosesi yang sakral dan bermartabat. Secara, cinta adalah rasa agung, nggak mungkin dong aplikasinya pakai cara asal-asalan dan serampangan, alias tidak melibatkan akal dan norma agama?
Fayakhun, walaupun ia jatuh cinta tapi juga dengan menggunakan pikiran yang jernih. Ia tidak mau cinta buta. Ia tidak semena-mena terjebak dengan perasaan cinta. Walaupun dia mencintai seseorang wanita, tapi dia tidak terjebak dengan balada cinta. Semua aktivitas kesehariannya dijalani dengan baik.

Ada pilihan cara yang masing-masing punya konsekuensi, kata Fayakhun. Allah menumbuhkan bibit percintaan dalam hati setiap manusia tanpa terkecuali. Yang miskin, yang kaya, yang bego, yang pinter, yang ganteng, yang cebol, yang cacat, yang sakit semua, menurut Fayakhun rata. Bibit itu tumbuh secara alami dan menemukan nasibnya sendiri.
Bukan berarti yang kaya jatuh cinta sama yang jelek. Bisa jadi yang kaya klepek-klepek sama yang miskin. Yang cantik berletuk lutut sama yang jelek. Menurut Fayakhun, kalau ada yang ngomong, cinta bermula dari pandangan mata, itu ada benarnya juga. Secara, liat laki-laki ganteng, nggak usah munafik, kalau hati kecilmu mengangumi keistimewaan itu. jangan salah, menurut Fayakhun, banyak penelitian, mata itu memiliki kekuatan magis untuk menarik hasrat seseorang. Bahkan hanya dengan mengerlingkan mata, seseorang yang sedang dalam keadaan stabil, bisa tiba-tiba kehilangan konsentrasi.


Fayakhun mengutip M. Quraisy Syihab dalam buku pengantin Al-Qur’an, menuliskan kalau mata adalah indra yang paling dominan peranannya dalam memilih kekasih serta melestarikan kasih. Bila mata sudah tertarik pada satu objek, maka objek itu akan dinilai cantik dan indah.

Rabu, 31 Mei 2017

Fayakhun Andriadi, Indonesia Harus Bersikap!

Fayakhun Andriadi mengomentari soal Korea Utara menembakkan lusinan bom artileri ke sebuah pulau di Korea Selatan. Sedikitnya dua tentara marinir Korea Selatan tewas, belasan terluka, dan menyulut ledakan yang membakar sejumlah rumah dalam serangan paling berbahaya atas tetangganya itu sejak Perang Korea diakhiri dengan gencatan senjata pada 1953.

Fayakhun Andriadi, Indonesia Harus Bersikap!


Ketegangan ini menurut Fayakhun Andriadi merupakan kelanjutan dari hubungan “panas-dingin” Korea Utara dengan Selatan selama kuran lebih 6 dasawarsa. Aksi tembak-menembak di semenanjung Korea (serangan torpedo terhadap Korea Selatan pada Maret yang menwaskan 46 pelaut Korea Selatan), konflik perbatasan laut,  hingga penurunan harga saham di Seoul, India, Filipina, dan Eropa.

Pengembangan misil nuklir dan uji coba misil memunculkan resistensi negara-negara Eropa dan Asia. Kondisi ini menurut Fayakhun Andriadi tidak hanya menyudutkan posisi Korea Utara dan hubungannya dengan negara-negara di dunia, tapi juga bersimbas pada kondisi ekonomi negara tersebut. Pada akhir 2009, jutaan warga Korea Utara terancam kelaparan, sementara dampak hubungan bilateral yang buruk kedua negara berpengaruh pada hubungan Korea dengan negara-negara lain yang notabene termasuk sumber pendapatan penting Korea Utara dan Selatan melalui aktivitas ekspor dan impor.

Dampak Asimetris bagi Fayakhun Andriadi


Dampak perang dingin menurut Fayakhun Andriadi telah mendikotomi eksistensi utara dan selatan Korea. Warna komunisme yang lekat mengidentifikasi Korea Utara senantiasa berada dalam ketegangan akut dengan Korea Selatan yang diwarisi oleh kedigdayaan republikan ala Amerika Serikat. Globalisasi yang mengangkat status Amerika Serikat sebagai penguasa dunia, menyisakan warisan ideologis yang turut mempengaruhi hubungan kedua negara semenanjung Korea tersebut.

Larut dalam kondisi tersebut, menurut Fayakhun Andriadi Korea Utara membangun jaringan konvensional yang bersifat militeristik, hingga pengayaan uranium yang ditunjukkan terang-terangan yang sudah pasti akan mengancam kehidupan umat manusia di masa yang akan datang. Kekhawatiran Amerika dan dunia dijadikan nilai tawar untuk mengurai kebuntuan hubungan ideologis tersebut. Puncaknya, tarik-menarik kepentingan antara blok komunisme dan demokrasi liberal menjadi persoalan turunan yang terus dihembuskan dan berbuntut panjang hingga saat ini.

Konflik yang diwarisi dari persoalan ideologis masa lalu menurut Fayakhun Andriadi tidak harus berbuah ancaman yang nyata dan kasat mata. Tidak hanya berdampak pada hubungan langsung antara pihak yang bertikai, tapi juga juga kepada pihak-pihak yang secara tidak langsung menerima pengaruh sosial, ekonomi, politik maupun budaya. Pada titik itulah, Fayakhun Andriadi berpendapat krisis semenanjung Korea ini merupakan persoalan global dan persoalan bersama yang menuntut respons cepat dan positif, termasuk respons Indonesia.


Sabtu, 27 Mei 2017

Tips Membuat Jahe Susu ala Fayakhun Bakamla

fayakhun bakamla Selain wedang jahe untuk diet yang dicampur dengan jeruk nipis, lemon, dan madu, jahe juga bisa dicampur susu sehingga menjadi minuman yang segar dan menghangatkan badan. Wedang jahe susu merupakan wedang atau minuman dengan campuran rempah-rempah dengan air panas, sehingga tidak salah jika minuman yang satu ini dicari sebagai penghangat badan di badan kedinginan. Walaupun mungkin sekarang ini, banyak pabrik yang memproduksi wedang jahe susu dalam bentuk kemasan atau sachet, akan tetapi bagi penikmatnya tentu saja tidak bisa mengalahkan racikan wedang jahe susu yang dibuat secara langsung.
Tips Membuat Jahe Susu ala Fayakhun Bakamla

Nah, kali ini Fayakhun Bakamla akan secara khusus membahas mengenai cara membuat wedang jahe susu. Bagi anda yang penasaran mengenai resep membuat wedang jahe susu yang enak dan memiliki cita rasa yang khas, anda patut mencatat resep membuat wedang susu berikut ini :

Bahan Baku yang Perlu Disiapkan
Bahan-bahan yang perlu anda siapkan untuk membuat wedang jahe susu adalah:
-          100 gram jahe yang telah dibersihkan kemudian dibakar dan dimemarkan.
-          700 ml air bersih.
-          100 gram gula pasir.
-          20 gram gula merah atau gula jawa.
-          1 sampai 2 cm kayu manis.
-          Susu kental manis secukupnya.
-          1 butir kapulaga.
-          1 butir cengkeh.

Tips Meracik Wedang Jahe Susu
Setelah anda menyiapkan semua bahan untuk mempraktekkan resep membuat wedang jahe susu, langkah selanjutnya adalah:
-          Rebuslah air di dalam sebuah panci.
-          Masukkanlah Jahe, kapulaga, cengkeh, gula pasir, gula jawa, dan juga kayu manis ke dalam air yang direbus tadi. Kemudian aduk hingga rata dan diamkan hingga semua bahan yang telah dimasukkan tadi benar-benar bercampur dan meresap.
-          Setelah air campuran rempah-rempah tersebut mendidih, langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah angkat air tersebut dan saring. Sehingga anda mendapatkan air saringan dari rebusan rempah-rempah tadi.

-          Langkah selanjutnya adalah tuangkan air campuran jahe dan rempah-rampah lainnya tadi ke dalam secangkir gelas, dan tambahkanlah susu kental manis. Wedang jahe susu siap untuk diseduh.
Resep membuat wedang jahe susu sebenarnya cukup mudah untuk dilakukan. Akan tetapi, ada beberapa tips yang bisa anda gunakan untuk menghasilkan racikan wedang jahe susu yang enak. Demikianlah pembahasan Fayakhun Bakamla mengenai resep membuat wedang jahe susu, fayakhun bakamla

  

Selasa, 23 Mei 2017

Fayakhun Bakamla Beberkan Bisnis Menguntungkan Di Bulan Ramadhan

fayakhun bakamla Menjelang Ramadhan, Fayakhun Bakamla membeberkan bisnis-bisnis yang menguntungkan. Ramadhan mungkin tinggal sebentar lagi. , suasananya juga sudah mulai terasa, apalagi bagi mereka-mereka yang akan mudik lebaran, maka waktu-waktu seperti ini tidak asing lagi bagi mereka. Mulai dari pencarian Tiket untuk Mudik hingga tiket balik, kemudian oleh-oleh dan masih banyak lagi yang akan dipersiapkan untuk kembali ke kampung halaman.
Fayakhun Bakamla Beberkan Bisnis Menguntungkan Di Bulan Ramadhan

Tapi tahukan anda bahwa terkadang banyak orang mengambil ceruk keuntungan yang tidak sedikit dari berkah ramadhan ini???? Yah…bagi mereka yang pintar memanfaatkan peluang, maka biasanya mereka dengan segera melancarkan serangan fajar untuk membuat usaha pada saat bulan ramadhan.
Sebut sajalah berjualan Makanan yang manis atau minuman. Yang kita ketahui adalah bahwa setelah berpuasa harus berbuka dengan yang manis, oleh karena itu dengan kita menjual produk atau makanan dan minuman yang sesuai dengan kebutuhan orang berbuka puasa, maka bukan tidak mungkin kita akan mendapatkan keuntungan yang berlipat.
Berikut ini 10 Peluang Usaha Bulan Ramadhan (Untung Besar) menurut Fayakhun Bakamlah yang biasanya sering dilakukan orang untuk menambah uang kantongnya atau uang pulang kampungnya
1.      Jualan Kurma
Peluang Usaha menjual kurma pada saat bulan ramadhan memiliki potensi yang besar mendapatkan keuntungan berlimpah. Siapa yang tidak kenal dengan buah yang satu ini. Buah yang asli berasal dari Timur Tengah ini menjadi Favorit ketika sudah memasuki bulan ramadhan.
Selain buahnya enak dimakan, buah ini juga tahan lama. Sehingga kita yang menjualnya tidak perlu kuatir akan busuk, Sebab buah yang dijual biasanya telah diproses bahkan menggunakan kemasan yang profesional.
2.      Jualan Minuman Manis
Ketika orang sudah Haus, tentulah yang dicarinya adalah air. Biasanya orang yang berpuasa akan berbuka dengan minuman yang manis. Kalau tidak Es Teh Manis, maka mereka meminum Teh Botol atau Teh Gelas. Beberapa tahun belakangan saya me-research hal ini, dan ternyata benar orang indonesia memang suka minum Teh.
Jual lah produk minuman yang memiliki kandungan Teh seperti Teh botol, Teh Gelas atau teh yang lainya yang jelas mengandung TEH. Tapi ingat Masukan minuman tersebut ketempat yang dingin. Misalnya BOX COOLER atau lemari pendingin lainya. Tujuanya agar pembeli lebih segar meminum Teh tersebut.
3.      Jualan Pakaian
Biasanya kalau sudah bulan ramadhan tidak lama lagi atau satu bulan kemudian pasti hari raya. Di hari raya pasti rumah orang membeli pakaian baru. Biasanya mereka membeli pakaian untuk lebaran satu atau dua bulan sebelum lebaran. Oleh karena itu bagi teman teman yang memiliki keinginan menjual baju baju lebaran atau gamis sekarang adalah waktu yang paling tepat untuk memulainya.
Carilah supplier yang menjual pakaian murah tapi berkualitas. Perhatikan juga modelnya karena jaman sekarang fashion muslim juga memiliki model model terbaru yang uptodate.
4.      Jualan Manisan
Sama dengan minuman biasanya orang yang berpuasa akan mencari sebuah cemilan atau manisan agar rasa haus yang dimilikinya cepat mereda. Biasanya manisan adalah makanan yang paling tepat sebelum makan nasi.
Carilah manisan manisan yang memiliki rasa segar seperti manisan mangga, jeruk, nanas dan lain-lain. Beberapa manisan juga mampu meningkatkan stamina tubuh seperti manisan pala.
5.      Jualan Asinan fayakhun bakamla 
Selain manisan kamu juga bisa menjual asinan. Tidak jauh berbeda dengan manisan, asinan juga biasanya cocok untuk berbuka puasa. Kamu bisa mencarinya dari luar daerah misalnya bogor atau bandung.
6.      Jualan Sarung
Mungkin ini akan terlihat agak unik, tapi sarung menjadi barang yang paling dicari ketika mendekati lebaran. Jual sarung sarung yang berkualitas tapi harganya bersaing. Menjual sarung adalah sebuah Peluang Usaha Bulan Ramadhan yang akan terus ada dikarenakan sudah tradisi (Seperti Iklan) hehehe….
7.      Jualan Nastar
Ini mungkin agak terlihat aneh, tapi saya memperhatikan bahwa penjualan kue NASTAR selalu mengalami peningkatan ketika lebaran tiba. Jika kamu bisa membuat keu Nastar sedniri, tentu itu lebih baik. Karena kamu bisa memasarkan kue buatan mu keseluruh penjuru Indonesia. Siapa tahu dihari berikutnya tetap banyak pemesan kue buatan mu.
8.      Jualan Perlengkapan Kendaraan
Mungkin beberapa orang merasa ini agak janggal, tapi melalui sejarah diwaktu-waktu yang lalu, maka ketika mendekati lebaran, maka penjualan Spare Part kendaraan akan meningkat mengingat banyak yang akan melakukan perjalanan jauh dengan kendaraan mereka.
Biasanya pemudik akan men-Servis kendaraan mereka sebelum mereka bepergian jauh. Carilah perlengkapan kendaraan seperti Ban, Busi, OLI, Spion, Bagasi Motor dan lain-lain Termasuk Jas Hujan.
9.      Jualan Gadget
Hahah….sebagai orang yang merantau di kota orang, biasanya ketika kita pulang selalu ingin tampil beda bukan??? Yah…dari data yang saya kumpulkan sebagai penjual GADGET, maka selalu mengalami peningkatan yagn signifikan ketika mendekati lebaran dan tahun baru.
Orang Indonesia saat ini sudah mirip seperti orang Amerika kelakuanya mengenai GADGET. Yaa…selalu ingin kelihatan memiliki Handphone atau tablet bahkan laptop baru.
Tentu ini juga menjadi peluang bagi kamu yang ingin mengambil ceruk di bulan ramadhan. Yang penting punya modal dan tahu harus menjual kemana. Misalnya ke beberapa toko online terkenal di Indonesia.
10. Jualan Souvenir
Untuk Oleh-oleh bawalah souvenir agar orang di kampung mu merasa senang. Mungkin harganya tidaklah mahal, tetapi untuk saling menghargai dan menghormati, tentu jika kita membawa buah tangan mereka yang di kampung akan merasa senang Bukan?? Caranya yah sudah tentu membawa souvenir yang unik dari kota tempat kamu bekerja. fayakhun bakamla 
Hal ini tentu memberikan peluang bagi anda yang ingin memulai usaha dalam bidang Souvenir. Souvenir adalah Peluang Usaha Bulan Ramadhan yang bisa dibilang tidak akan pernah usang. Jadi bagi teman-teman yang ingin memulai usahanya, silahkan coba salah satu peluang usaha di atas.



Senin, 22 Mei 2017

Kiat Sukses untuk Pebisnis Pemula dari Fayakhun Bakamla

Jika kita berbicara tentang Bisnis pasti tidak akan ada habisnya, kata Fayakhun Bakamla, mulai dari modal kecil untung untung miliaran lah, Bisnis tanpa modal untung besar lah, Bisnis modal Dengkul lah! bisnis Forex lah, Bisnis waralaba, Bisnis Daging, Bisnis ibu rumah tangga, Bisnis Toko Online dan lain sebagainya! dan kalau kita di tanya dan disuruh memilih sebuah bisnis! pastinya kita akan memilih bisnis modal kecil untung besar! dan kalau bisa, kita akan memilih bisnis modal dengkul untung miliaran rupiah :D betul tidak! tapi sayangnya bisnis seperti itu jarang sekali muncul! dengan kata lain, jika kita mau realistis Bisnis modal dengkul tidak ada!

Akan tetapi, lanjut Fayakhun Bakamla, untuk mencapai sukses akan selalu ada, meski pun tidak gratis. (hari gini gratisan) dalam memulai bisnis pastinya kita harus mengeluarkan sedikit biaya mau tidak mau suka tidak suka hal tersebut harus terjadi! karena kalau tidak segala sesuatunya bisa berjalan tidak baik! sebagai contoh anda mau membuka usaha waralaba, lantas apakah mungkin menjalankan bisnis waralaba tanpa modal sama sekali ? pastinya anda harus mengeluarkan modal, setidaknya 5 juta rupiah! kita ambil contoh lagi Bisnis online, yang di mana sudah terkenal dengan bisnis tanpa modalnya, yaitu blogging! mungkin Bisnis online sekilas tidak perlu modal, tapi tetap saja jika bisnis online kita ingin lebih berkembang pasti kita harus mengeluarkan biaya! entah itu jasa penulis artikel, jasa SEO dan lain sebagainya, singkatnya dalam Bisnis ada Istilah spend Money to make Money! artinya buang duit biar dapat duit.

Fayakhun menjelaskan bahwa jika anda seorang pemula anda harus memahami bahwa dalam menjalankan bisnis pastinya perlu biaya! dan tugas pebisnis adalah mencari cara agar biaya tersebut bisa berkurang, semakin sedikit pengeluaran maka semakin bagus! dan pengeluaran yang dikeluarkan harus menguntungkan, baik untuk jangka panjang atau pun jangka pendek! sebagai contoh anda mempunyai bisnis online, lalu anda mengeluarkan uang untuk membeli beberapa artikel, meski pun saat ini anda mengeluarkan uang, tapi untuk masa yang akan datang, artikel tersebut dapat mendatangkan uang bagi anda! memang tidak mudah untuk menjalankan sebuah bisnis di mana dinamika dan keadaan akan selalu berubah dengan cepat! akan tetapi Bisnis yang baik adalah Bisnis yang lamban! artinya bisnis yang bagus itu akan berjalan tidak cepat! ada seorang teman saya yang berkata, bahwa jika bisnis terlalu cepat maka ada faktor X yang akan membuat bisnis anda jatuh lebih cepat!

 Sepertinya sudah tiga paragraf saya sudah menulis tentang pembukaan, dan inilah waktunya untuk berbagi tip ampuh dalam melakukan bisnis :) para mastah harap minggir terlebih dahulu yah, karena tips Bisnis kali ini khusus untuk pemula :D berikut adalah beberapa tips Bisnis bagi Pemula.


1.      Tip Bisnis yang pertama adalah, Pilihlah Bisnis yang anda sukai, yang sedang Trend atau yang sekiranya rendah persaingan! Jika kita menyukai bisnis tersebut biasanya kita akan lebih mudah dalam beradaptasi! sedangkan Bisnis yang sedang Trend akan mempermudah kita dalam menjual karena sedang booming! sementara Bisnis yang rendah persaingan adalah bisnis yang berpotensi meraih untung besar! dalam kenyataan, sangat jarang sekali tiga hal tersebut bisa muncul bersamaan, karena biasanya bisnis yang kita sukai , bisa jadi sudah tidak trend lagi, atau persaingan nya terlalu banyak sehingga kita harus banting harga untuk mendapatkan penjualan! Bagaimana dengan bisnis yang sedang Trend ? (pasti anda penasaran dengan yang satu ini) Kelemahan bisnis yang sedang Trend adalah Bisnis tersebut tidak akan bertahan lama, artinya bisa tersebut tidak bagus untuk Investasi jangka panjang! Bisnis yang baik adalah Bisnis yang tidak mempunyai terlalu banyak persaingan! persaingan akan selalu ada, akan tetapi jangan terlalu banyak, karena hal tersebut bisa berakibat tidak baik bagi bisnis yang kita, entah itu banting harga, melakukan cara yang tidak etis, dan lain sebagainya! demikian fayakhun bakamla,

Senin, 15 Mei 2017

Gara-Gara Media Sosial Fayakhun Bakamla Nyasar

Zaman sekarang, media sosial (medsos) sudah menjadi kebutuhan hidup bagi sebagian orang. Tapi hati-hati, dampak dari medsos ada juga yang negatif. Misalnya, digunakan para pelaku kejahatan. Seperti yang terjadi pada Fayakhun Bakamla (31), guru honorer di Solo, Jawa Tengah.


Gara-gara tertipu lewat medsos, Fayakhun Bakamla harus luntang-lantung selama tiga hari berjalan kaki dari Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, ke Balikpapan. Enung menceritakan, awalnya, berteman dengan seorang pria dari Facebook. Perkenalan berlanjut ke hubungan lewat telefon genggam, hingga akhir Januari lalu dia diminta bertemu di salah satu terminal bus Leuwi Panjang, Bandung. Lepas dari itu, dia menyebut hilang ingatan dan tidak ada bertatap muka dengan pelaku.

Gara-Gara Media Sosial Fayakhun Bakamla Nyasar



"Saat sadar saya sudah di jalan dekat kebun karet. Lihat ada anak kecil perempuan, saya ingat anak saya. Saya terus jalan kaki tiga hari tiga malam. Tiap bertemu masjid saya salat, cuci baju, kering saya pakai lagi," kata Fayakhun Bakamla dengan raut wajah masih kebingungan saat ditemui.

Fayakhun Bakamla mengungkapkan, ketika sampai di Kilometer 4 Balikpapan Utara, ditawari tukang ojek yang melintas. Kepada tukang ojek tersebut, Fayakhun Bakamla menceritakan kejadian yang menimpanya. Tukang ojek kemudian membawa Fayakhun Bakamla ke Polsek Balikpapan Utara dan diberi uang saku oleh tukang ojek tersebut Rp20 ribu. Fayakhun Bakamla menerangkan, selama dalam pengaruh hipnotis, telah kehilangan uang hingga Rp12,7 juta yang disetorkan ke pelaku sebanyak empat kali, yakni Rp4 juta, Rp6 juta, kemudian Rp2 juta dan terakhir Rp700 ribu. Dia ingat, uang tersebut disetorkan saat berada di terminal.

"Ngakunya dia (pelaku) kerja di pelayaran dan kehilangan barang-barangnya jatuh ke laut. Dia minta uang ke saya biar bisa pulang dari Batam ke Bandung," tambah Fayakhun Bakamla.
Sementara itu, keterangan Kapolsek Balikpapan Utara AKP Sopyan, korban saat diantar tukang ojek masih dalam kondisi linglung. Oleh polisi dibantu untuk memulihkan kondisinya. Polisi yang mencari alamat korban menemukan sebuah nomor handphone di buku saku yang dibawa korban dan berhasil menghubungi kakak korban.



"Dari keterangan keluarga, korban sudah dinyatakan hilang selama 10 hari. Lantas kami bantu proses pemulangan dari Bandara Sepinggan ke Bandara Soekarno-Hatta. Di sana sudah ada keluarga yang menunggunya," ujar AKP Sopyan.

Rabu, 03 Mei 2017

Karir Fayakhun Andriadi di Golkar

Fayakhun Andriadi adalah Pengurus DPP Partai Golkar sejak 2005 hingga sekarang. Dalam kepemimpinan Ketua Umum Aburizal Bakrie2010-2015, Fayakhun Andriadi menjadi Wakil Ketua Tim Pengembangan IT DPP Partai GOLKAR (2011 – sekarang) dan Anggota Departemen Pertahanan dan Keamanan (2012 - sekarang). Fayakhun Andriadi juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Ormas MKGR periode 2010-2015, dan Ketua Umum Kelompok Intelektual Muda Partai Golkar (KIMPG) (2008-sekarang).
Karir Fayakhun Andriadi di Golkar
Karir Fayakhun Andriadi di Golkar


Pada periode 2009-2014, Fayakhun Andriadi merupakan anggota komisi 1 DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, sejak tahun 2009 hingga sekarang, ia menjabat sebagai Sekretaris Bidang Umum Fartai Golkar.
Fayakhun Andriadi terpilih menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta II (Jakarta Selatan,Jakarta Pusat, dan Luar Negeri) untuk periode 2014-2019. Periode 2014. Fayakhun dilantik pada Oktober 2014 dan resmi menjadi anggota legislatif 2014-2019. Fayakhun Andriadi ditempatkan di Komisi I. Namun, karena kisruh Golkar kubu Agung Laksono-Ical, Fayakhun Andriadi dipindahkan ke Komisi VIII. Januari 2016, Fayakhun Andriadi kembali menjabat sebagai anggota Komisi I dan menjadi bagian dari AKD Badan Anggaran.
Di Juni 2016, Fayakhun Andriadi terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar untuk DKI Jakarta
Pada Sidang Paripurna ke-22 tanggal 23 Maret 2015 - Fayakhun Andriadi interupsi Sidang. Interupsi Fayakhun Andriadi adalah atas nama Fraksi Golkar kubu Agung Laksono terkait Surat Masuk Partai Golkar kepada Pimpinan DPR. Menurut Fayakhun Andriadi sudah ada tanda terima untuk Surat Masuk tersebut dan menuntut agar Surat Masuk Partai Golkar kepada Pimpinan DPR tersebut dibacakan kepada Sidang. 

Pendidikan Fayakhun Andriadi
S1, Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Semarang (1995)
S2, Ilmu Komputer, Universitas Indonesia, Depok (2000)
Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) ke-40, Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANAS) (2007)

Saat ini sedang mengambil S3 jurusan Ilmu Politik di Universitas Indonesia, Depok

Jumat, 06 Januari 2017

Rifqinizamy Karsayuda, Dana Parpol Untuk Siapa


Cahyo Kumolo pernah mewacanakan kembali tentang pemberian subsidi bagi parpol. Bahkan, di luar nalar wajar ketika subsidi dari APBN itu mencapai Rp 1 triliun per tahun bagi setiap parpol sesuai perolehan suara saat pemilu. Fantastis memang, dan tak aneh jika bikin “ngiri” bagi sebagian tokoh organisasi massa. Salahudin Wahid, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dalam akun twitter-nya berkomentar: ”Tjahjo Kumolo usul supaya partai dapat anggaran Rp 1 triliun per tahun. NU dan Muhammadiyah juga perlu dapat anggaran sebesar itu.”



Kelakar dari adik kandung Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu tidak hanya sekedar. Gus Solah berkomentar merepresentasikan wajah seluruh masyarakat NU: rakyat Indonesia. Rakyat yang selama ini hanya menjadi korban, sekali lagi korban. Korban pilot projec kebijakan, korban ketika mereka hanya ditempatkan sebagai sumber dukungan politik, sumber legitimasi penguasa dan eksploitasi pengusaha. Wajar jika gagasan yang tampak mulia dari politikus PDI-P itu berbuah kritik di mana-mana, termasuk di media sosial. Netizen banyak mengkritik, bahkan mengecam rencana itu.

Terbukti dari hasil riset yang dilakukan Band-It periode 9-16 Maret 2015, persoalan dana parpol ini mendapat sentiman negatif 14.9% dan sentimen positif hanya 2.9% dari keseluruhan isu politik. Artinya, masyarakat kita tidak menghendaki rencana pemberian subsidi kepada parpol dengan berbagai macam alasan. Dalihnya pak menteri memang mulia, yakni untuk mengikis budaya korupsi yang selama ini bersarang dan beranak pinak di tubuh parpol. Berdemokrasi di zaman ini mahal dan itulah salah satu – jika bukan utama – penyebab marakanya korupsi politik.


Simaklah, berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan oleh seorang kandidat politik untuk memperoleh “tiket” pencalonan dari parpol, menyewa konsultan politik, kampanye lapangan balanja iklan, atau bahkan “memainkan” politik uang. Banyaknya pejabat atau politikus yang terjerat kasus korupsi menjadi penegas bahwa sebagian dana yang dikumpulkan itu melalui cara-cara ilegal: korupsi. Persoalan pengelolaan uang di tubuh parpol memang selalu remang-remang. Itu sejalan dengan tesis Adam Przeworski (2007) bahwa sesuatu yang luput dari perhatian dalam demokrasi modern adalah mengenai akses dan penggunaan dana berpolitik.

Berpartai politik memang membutuhkan topangan dana. Kita mengapresiasi gagasan bantuan subsidi parpol oleh negara., karena memang teks undang undang mengakomodir tentang itu. UU No 2/2011 tentang Partai Politik menyebut sumber dana parpol yang legal berasal dari: iuran anggota, bantuan negara (APBN dan APBD), dan sumbangan pihak luar (swasta) yang tidak mengikat. Pembiayaan parpol oleh negara sudah dilakukan, seperti di Jerman, Swedia, Israel, Kanada, Australia, Austria, Spanyol, Prancis, Jepang, Meksiko, dan Belanda.

Menurut survei ACE Electoral Network terhadap 180 negara, sebanyak 58% negara membiayai parpol melalui anggaran negara. Pembiayaan itu dapat dialokasikan melalui hibah langsung maupun pembiayaan tak langsung. Namun, pembiayaan parpol di beberapa negara ini tidak bisa serta merta diterapakan, mengingat Indonesia memiliki konteks sosial, politik, budaya dan ekonomi yang berbeda. Kita memang membutuhkan parpol yang mandiri dan tidak korupsi sebagai infrastruktur bagi penyangga tegak demokrasi. Jika parpol kita sehat maka demokrasi akan semakin bermartabat.


Persoalan dana parpol harus melibatkan kajian serius dari berbagai macam aspek dan multiplier effect yang ditimbulkan. Selain manajeman keuangan yang kredibel, transparan dan akuntabel, hal penting lain yang perlu dipertimbangkan adalah sejauh mana kesiapan “budaya politik” parpol kita. Kekagetan parpol dalam menerima dana RP 1 triliun hanya akan menjebak suasana kejiwaan elite politik untuk menyimpangkannya. Dalih agar tidak korupsi belum sepenuhnya bisa dijadikan justifikasi bagi pemerintah untuk membiayai parpol.

Belum ada riset ilmiah yang membuktikan bahwa pendanaan parpol oleh negara menurunkan angka korupsi politik. Sebaliknya, kita khawatir jika pendanaan parpol itu justru akan membuat parpol berjamaah “membunuh” demokrasi dengan membiarkan diri mereka terjerembab ke dalam lubang kartelisasi. Alangkah baiknya jika wacana pak menteri itu, selain bersandar pada “teks” undang-undang juga perlu berkiblat pada“konteks” budaya politik parpol kita saat ini. Jangan sampai wacana dana parpol itu hanya mengisahkan aib berpartai politik. Tragis!!